Merendahkan Orang Lain

14 Mar 2011

Kamu tu Cuma STM, saya SI itu adalah ucapan salah seorang teman,yang dilontarkan ketika kami beradu argument karena ada perbedaan pendapat.Sakitnya luar biasa, karena kami sudah sekian lama bersama, dan saya sudah anggap dia sebagai orang tua sendiri.Beberapa hari yang lalu ungkapan itu keluar lagi dari teman yang lain.

Mungkin kita pernah atau sering mendengar ucapan yang bernada merendahkan orang lain, seperti, tahu apa sih kamu , dasar orang miskin, panteslah orang sekolahnya Cuma SD dll. Ungkapan-ungkapan seperi itu adalah ungkapan yang merendahkan orang lain, merasa dirinya lebih hebat, lebih berhasil. Padahal sudah jelas yang paling hebat adalah Allah Swt.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum merendahkan kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang direndahkan) lebih baik dari mereka (yang merendahkan) (QS. Al-Hujurat: 11)

Tidak akan masuk surga orang yang didalam hatinya terdapat sebutir debu dari kesombongan. (HR. Muslim)

Manusia ibarat hanya setitik debu, bahkan mungkin lebih kecil dari itu, tapi ada begitu banyak manusia yang lupa diri, entah dengan sadar atau tidak bersikap merendahkan orang lain.Bisa jadi disekitar kita ada begitu banyak orang yag kondisinya ada dibawah kita, mungkin mereka miskin, tidak sekolah,tapi belum tentu mereka lebih rendah dari kita.Tinggi atau rendahnya derajat manusia di mata Allah Swt dilihat dari sisi ketakwaan kepada Allah swt.Tinggi atau rendahnya derajat manusia dimata manusia lainnya dilihat dari perilakunya, bukan dari statusnya.

Ingat, tidak ada orang yang ingin hidup miskin,tidak ada orang yang ingin jadi manusia bodoh, tapi terkadang keadaan membuat mereka harus menerima.Menghina atau merendahkan orang lain adalah salahsatu bentuk perbuatan zalim.Kita tidak punya hak untuk merendahkan orang lain.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post